![]()
25 Jul 2012 | Berita Asing : Amerika Serikat |
Ford C-MAX Energi merupakan kombinasi efisiensi, performa, teknologi dan kecakapan sebagai kendaraan terdepan di kelasnya. (Kevin Layden - Director Ford Electrification Programs & Engineering)
Carmall.com - Dominasi Toyota Prius di negeri Paman Sam dalam ancaman besar oleh kehadiran Ford C-MAX Energi, brand asli Amerika. Bukan hanya soal konsumsi BBM, namun juga pada kemampuan jarak tempuh, performa hingga keunggulan fitur. Sebagaimana dikutip dari portal EV Worldwide (21/7), kendaraan plug-in hybrid pertama dari Ford ini berhasil menjadi kendaraan pertama di kelasnya yang mampu berjalan dari Sacramento menuju San Diego hanya dalam sekali pengisian penuh tangki BBM. Sebagai informasi jarak kedua kota itu terpaut jarak 880 km.
Apiknya, 32 km dari jarak tempuh itu ditorehkan oleh kinerja motor elektriknya. Ini berarti daya jelajah motor elektriknya dua kali lebih jauh dibanding milik Toyota Prius. Tidak hanya itu, kinerja motor listriknya juga dapat bekerja pada kecepatan lebih tinggi dibanding milik Prius.
Artinya pengemudi tidak perlu khawatir kehilangan BBM saat sedikit menaikkan kecepatan. Untuk rute kombinasi (kota dan tol), konsumsi BBM C-MAX Energi disebut pada kisaran 40,4 km/liter. Sementara konsumsi BBM di dalam kota sekitar 19,975 km/liter atau lebih irit 1,275 km/liter dibanding Toyota Prius v.
"Kami bangga C-MAX Energi dapat menjadi kendaraan hybrid plug-in pertama yang mampu berjalan hingga 880 km dan kinerja motor listrik mampu melalui 32 km. Ini tentu menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk kebutuhan kerja, namun tetap mampu diajak berjalan jauh tanpa harus mampir lagi ke SPBU," ungkap John Davis, Kepala Teknisi untuk kendaraan compact dan utility dari Ford.
Davis menambahkan, jika C-MAX Energi merupakan simbol pencapaian Ford dalam mengembangkan mobil paling efisien BBM di dunia. Pengembangan C-MAX Energi diklaim membutuhkan waktu 20 tahun, dimana terdapat lebih dari 500 paten yang dilakukan selama pengembangan teknologi hybrid-nya.
Untuk urusan mesin konvensional, mobil hybrid dari Ford ini mengandalkan mesin 2,0-liter Atkinson 4-silinder. Sementara motor listriknya menggunakan tipe baterei lithium-ion terbaru yang lebih ringan, lebih efisien dan lebih powerful dibanding baterei hybrid nickel metal yang digunakan generasi pertama mobil hybrid. Kinerja kedua sumber tenaga penggerak mampu meletupkan tenaga hingga 188 hp.
Durasi waktu charging baterei dengan tegangan 240 volt hanya membutuhkan waktu empat jam atau sekitar separuh dari waktu yang dibutuhkan oleh Nissan Leaf. "Ford C-MAX Energi merupakan kombinasi efisiensi, performa, teknologi dan kecakapan sebagai kendaraan terdepan di kelasnya," ungkap Kevin Layden, Director Ford Electrification Programs dan Engineering. "Dan tidak hanya efisien, C-MAX Energi memiliki kelebihan output tenaga 50 hp dibanding Prius plug-in."
Dari segi fitur, kendaraan hybrid ini telah dilengkapi dengan teknologi eksklusif seperti pintu yang dapat menutup sendiri (elektrik) dan active park assist yang mempermudah parkir mobil pararel. Selain itu dilengkapi dengan fitur SmartGauge® dengan EcoGuide, yang membantu pengemudi mengoptimalkan efisiensi BBM melalui informasi di layar LCD 4,2-inchi.
Fitur unggulan lain yaitu aplikasi smartphone MyFord® Mobile, yang memudahkan pengguna memonitor proses charging, menerima pesan, menemukan lokasi stasiun pengisian (charge) baterei terdekat, menata rencana penjalanan dan masih banyak fungsi lain terkait gaya hidup.
Ford C-MAX Energi akan diproduksi di Assembly Plant Ford yang terletak di Michigan. Di pabrik ini, Ford juga membangun Focus, Focus Electric dan Focus ST. Sedianya Ford C-MAX Energi akan mulai dipasarkan pada musim gugur atau bulan September mendatang, sekaligus merupakan bagian strategi Ford dalam menghadirkan kendaraan dengan efisiensi BBM terdepan di industri otomotif global.
Meski baru dipasarkan bulan September mendatang, C-MAX Hybrid sudah mulai bisa dipesan di Amerika dengan harga mulai dari US$25.995 atau sekitar US$ 25.995 atau sekitar Rp 250,2 juta (nilai kurs Rp 9.625). Harga ini sudah termasuk harga antar sampai tujuan. Artinya lebih murah US$1.300 atau sekitar Rp 12,5 juta dibanding Toyota Prius v.
Bagaimana berminat menjadi pemesannya?
Ford Umumkan Pemenang Drive-Connect-Win
PT. Ford Motor Indonesia baru-baru ini mengumumkan pemenang kontes Drive - Connect - Win. Sang pemenang berhak membawa pulang hadiah utama berupa Ford Focus 2.0L 5D Sport GDI TiVCT berwarna Mustard Ol...
19 May 2013 | Berita Lokal | Berita Ford
19 May 2013 | Berita Lokal | Berita Ford
![]()
Video Ford eWheelDrive: Solusi Kemacetan Urban
Di tengah pertumbuhan penduduk yang semakin pesat, khususnya di kawasan kota - kota besar dunia, Ford dan perusahaan rekanannya Schaeffler menawarkan solusi kemacetan. Seperti apakah?
07 May 2013 | Berita Asing | Berita Ford
07 May 2013 | Berita Asing | Berita Ford
![]()
Pelatihan Bekendara Aman untuk Polisi
PT. Ford Motor Indonesia mengadakan pelatihan mengemudi untuk aparat Polda Metro Jaya bernama Driving Skills for Life.
06 May 2013 | Berita Lokal | Berita Ford
06 May 2013 | Berita Lokal | Berita Ford
Test Drive - All New Ford Focus Sedan Titanium 2.0 AT
Dari awal peluncurannya sedan teranyar PT Ford Motor Indonesia ini berhasil "mencuri" point dengan mengandalkan sederet fitur canggih.
23 Jan 2013 | Teks dan Foto oleh Tigor Sihombing. | Review Ford
23 Jan 2013 | Teks dan Foto oleh Tigor Sihombing. | Review Ford
![]()
Test Drive - All New Ford Focus S Hatchback 2.0 AT
Lupakan soal invasi alien dari planet lain ataupun zombie, waspada dengan All New Ford Focus Hatchback yang satu ini!
16 Jan 2013 | Teks & Foto oleh Setyo Adi Nugroho & Derry | Review Ford
16 Jan 2013 | Teks & Foto oleh Setyo Adi Nugroho & Derry | Review Ford
![]()
Test Drive - All New Ford Ranger 2.2 XLT 4x4 Double-Cab MT
Sederhananya jika Anda adalah pribadi seperti ilustrasi Harley Davidson and the Marlboro Man, we would like to say, "Your car is ready to drive, Sir!"
04 Oct 2012 | Teks oleh Derry, Foto oleh Adi | Review Ford
04 Oct 2012 | Teks oleh Derry, Foto oleh Adi | Review Ford














