Dibaca : 4,846 kali | Ukuran Teks ( A A A )
  • Email

16 Agt 2012 | Teks Oleh Putri

Meskipun banyak tanjakan dan kemacetan di Nagrek dan Gentong, namun selepas Tasik, jalan relatif lancar. Jalur Gombong, Kebumen, Purworejo, sampai Yogyakarta juga semakin mulus.

Carmall.com - Selain silaturahmi dan melepas kangen dengan sanak saudara yang jarang bertemu, hal lain yang paling menyenangkan saat menjelang lebaran adalah perjalanan saat mudik ke kampung halaman.

Kalau bicara perjalanan mudik, dari Jakarta menuju Yogyakarta atau wilayah Jawa Tengah lainnya, salah satu jalur lintasan yang menjanjikan banyak hiburan kepada calon penggunanya yakni, Lintas Selatan atau Jawa Barat menuju Jawa Tengah.

Selain intensitas kemacetan yang tidak terlalu parah, pemudik yang ingin mendapatkan suasana lain, bisa menjadikan jalur pantai selatan sebagai alternatif. Anda bisa menikmati jalanan berkelok-kelok diapit perkebunan karet dan menikmati wisata kuliner.

Dari sisi jarak tempuh, Jalur Selatan memang lebih jauh ketimbang Jalur Utara. Namun, perjalanan disana dijamin mengasyikkan untuk dicoba. Anda yang mudik dari Jakarta-Yogya memilih jalur ini, akan menempuh jarak sekitar 560 km, mulai dari Jakarta, Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Purwokerto, Gombong, Purworejo, sampai Yogyakarta.

Jika Anda mengandalkan jalur selatan melewati Purwakarta dan Padalarang, sebenarnya sah-sah saja. Namun, saran Redaksi Carmall.com, karena banyak truk, Anda bisa juga melewati Sadang, Kalijati, dan Subang. Meski berkelok, jalur ini cukup menghibur karena pemudik bisa menikmati keindahan perkebunan karet.

Apabila lelah, Anda dapat beristirahat terlebih dahulu dan menikmati kuliner di Kalijati. Salah satu rumah makan yang cukup terkenal dan buka 24 jam non-stop adalah Rumah Makan Mang Yeye. Letaknya di Jl.Raya Kalijati-Subang, selain tempatnya mudah dijangkau karena berada persis di ruas jalan, tempat parkirnya pun cukup luas dan nyaman.

Sebagai sambutan selamat datang, Anda akan disuguhi tahu goreng Sumedang yang renyah dan gurih. Sebagai menu wajib, Anda harus coba ayam goreng kampungnya. Ayam goreng ini diklaim paling yahud di Subang, karena memiliki tekstur tidak terlalu kering, namun tetap renyah.

Terakhir, yang menjadi alasan Carmall.com merekomendasikan tempat ini adalah suasana tempat makan ala lesehan desa, cocok untuk acara makan bersama keluarga tercinta. Sambil makan, Anda dapat merasakan suasana pedesaan, karena memang rumah makan ini diapit oleh sawah dan perkebunan.


Nagreg
Setelah Subang, medan terberat ada di antara Bandung dan Tasikmalaya. Selain berkelok, kontur jalannya juga terjal sehingga rawan kecelakaan dan kemacetan. Titik paling rawan terasa di Nagreg.

Nagreg menjadi rawan, karena bertemunya jalur dua arah Bandung-Tasikmalaya dengan jalur dua arah Bandung-Garut. Tapi, Anda tak perlu terlalu cemas, karena liburan lebaran kali ini, 'konflik' di titik Nagreg bisa dikurangi lantaran sudah tersedianya jalur lingkar Nagreg sepanjang 600 meter.

Namun, seandainya ada kemacetan parah, Anda bisa beristirahat makan di Depot Nasi Liwet Pak Asep Setroberi. Letaknya hanya sekitar 1 km dari titik kemacetan. Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 7.500 saja, Anda sudah bisa menikmati jus segar setroberi. Nasi liwetnya, terkenal pulen walaupun hanya dengan lauk ikan asin. Mantab!

Tanjakan Gentong

Lokasi rawan lainnya berada di tanjakan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Tasikmalaya. Tikungannya lumayan tajam dan menanjak. Kemiringannya mendekati 45 derajat. Untuk Anda, pemilik mobil 'berbadan' besar diharapkan lebih waspada. Lebih baik berjalan perlahan dan tidak disarankan mengambil jalur lawan, karena dari arah berlawanan volume kendaraan cukup padat.

Selepas Tasik, Jalur Selatan relatif lancar. Selanjutnya Anda akan masuk Purwokerto, Jawa Tengah dari perbatasan Karangpucung, Cilacap-Lumbir, Rawalo, Patikraja hingga Purwokerto.

Masuk Gombong

Dari Purwokerto-Kebumen, kemudian lanjut ke Gombong. Nah, jika Anda memiliki waktu luang yang cukup banyak dan ingin merasakan suasana berbeda, tak ada salahnya mengeksplor panorama Gombong. Sekitar 21 km sebelah barat daya Kecamatan Gombong, atau 42 km sebelah barat daya Kota Kebumen, Anda bisa berpetualang di Goa Jatijajar.

Di area Goa Jatijajar ini juga terdapat beberapa Goa lainnya, seperti Goa Intan dan Goa Dempok serta tersedia taman dan Pulau Kera. Patung Dinosaurus yang seolah memuntahkan air dalam lokasi wisata ini juga menjadi liburan menarik. Konon, muntahan air tersebut merupakan muara dari mata air dalam Goa Jatijajar yang tidak pernah berhenti walaupun musim kemaru sekalipun.

Di obyek wisata ini tersedia sarana penginapan dan rumah makan yang relatif representatif. Lainnya? kurang lebih 9 km dari Goa Jatijajar, terdapat Pantai Ayah, dengan panorama apik dan pasir super lembut. Anda dapat menyewa perahu sambil menatap indahnya perbukitan. Di Pantai Ayah, Anda bisa menyaksikan matahari tenggelam yang mengagumkan.

Sudah cukup? kini saatnya melanjutkan perjalanan lagi menuju Yogyakarta, melalui Sokaraja-Banyumas-Buntu-Kemranjen-Sumpiuh, dan Tambak. Sepanjang jalur Banyumas ada tiga titik lokasi rawan kecelakaan lalu lintas yang harus diwaspadai, yaitu jalan menikung di Desa Tambaknegara, Kec. Rawalo, Banyumas. Karakteristik area ini adalah pinggir Sungai Serayu, penerangan kurang, jalan berliku dan licin, rawan banjir, serta tanah longsor.

Selain itu, Anda akan menemui tanjakan tertutup atau samar, tikungan tajam, lintasan kereta api, di ruas jalan Kedungpring, Kemranjen, Banyumas. Memasuki jalan raya Baturaden, adrenalin Anda masih akan diuji dengan kontur jalan licin, penyempitan dan pelebaran jalan yang tidak beraturan, dan banyak penyebrang jalan, keluar masuk obyek wisata Baturaden.

Purworejo-Yogyakarta
Melintasi jalur Purworejo-Yogyakarta meski kabarnya dalam kondisi baik, namun pemudik diharapkan harus selalu waspada di tempat-tempat rawan kecelakaan seperti, simpang tiga Dalangan, depan Kec. Temon, dan depan Kec. Sentolo.

Akan tetapi, jika ingin menghindari jalanan tersebut, Anda bisa memilih jalur alternatif yaitu, Temon-Toyan-Cangakan-Brosot-Bantul atau Temon-Toyan-Cangakan-Kenteng Nganggrung-Sentolo-Yogyakarta, bisa juga lewat Jangkaran-Glagah Brosot-Bantul, serta pilihan terakhir Ngeplang atau Sentolo-Kenteng-Godean-Yogyakarta.

Semoga rekomendasi jalur alternatif beserta tempat rujukan wisata di atas dapat membantu mengusir rasa penat dan bosan perjalanan mudik Anda ketika melintasi jalur selatan.

Wawancara Eksklusif Kelebihan All New Honda Accord

Wawancara Eksklusif Kelebihan All New Honda Accord
Setelah prosesi peluncuran All New Honda Accord di Jakarta, CarMall.com berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan 2 sosok penting di balik kelahiran generasi kesembilan mid-size sedan dari Ho...
30 Apr 2013 | Teks: Derry, Foto: Setyo Adi Nugroho | Features

Pembuktian Kaca Film O2 Ramah Kesehatan

Pembuktian Kaca Film O2 Ramah Kesehatan
Pihak PT. Makko Raya Cemerlang mendemonstrasikan di hadapan media, jika kaca film O2 ramah lingkungan dan tidak membahayakan kesehatan. Bagaimana caranya?
08 Mar 2013 | Dhika | Features

Suzuki Ertiga dan All New Honda CR-V Paling Populer

Suzuki Ertiga dan All New Honda CR-V Paling Populer
Siapakah 2 Pemenang dari 28 finalis yang berpartisipasi di ajang CarMall Car Buyers Guide 2012 - 2013 - Viewers Pick? Simak review-nya berikut.
20 Feb 2013 | Teks: Derry, Foto: Dokumentasi | Features