Dibaca : 803 kali | Ukuran Teks ( A A A )
  • Email

31 Jul 2012 | Berita Lokal : Indonesia

Meskipun di Indonesia menggunakan aturan anyar mengenai uang muka pembelian kendaraan baru harus sebesar 25-30 persen, tak lantas membuat pusing Goodyear.

Carmall.com - Kabar baik datang dari Goodyear selaku produsen ban mobil tertua di Indonesia (1935) yang mengumumkan penjualan produknya pada semester I 2012 kemarin naik signifikan.

Nasdaq.com melansir, meroketnya permintaan Goodyear di pasar nasional tak lain karena dukungan dari pemain-pemain mobil yang kian menunjukkan peningkatan penjualan seperti Toyota, Honda, Nissan, Suzuki dan Daihatsu.

Bahkan, Goodyear makin optimis dapat meningkat tajam lantaran Gaikindo memprediksikan penjualan kendaraan di Indonesia sepanjang 2012 mencapai 875 ribu unit. Jelas, jika itu benar terjadi akan menguntungkan Goodyear sebagai pembuat ban.

Pabrik ban yang 85 persen sahamnya dimiliki Goodyear Tire & Rubber Company yang berbasis di Ohio - Amerika Serikat itu melaporkan keuntungan bersih sebesar USD 4,7 juta atau sekitar Rp 44,8 miliar (nilai kurs Rp 9.532) selama enam bulan pertama 2012. Jumlah tersebut naik dibanding periode sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai USD 3,2 juta atau Rp 30,5 miliar. Pada kuartal pertama, Goodyear mencatat laba bersih senilai USD 1,91 juta atau sekitar Rp 18,2 miliar, naik 45 persen dari tahun ke tahun.

Marco H Vlasman Presiden Direktur Goodyear Indonesia mengatakan, melonjaknya penjualan mobil di Indonesia dapat mendongkrak penjualan ban Goodyear di tahun ini. Ia menambahkan, keberhasilan itu juga didukung lantaran ongkos produksi dan bahan baku (karet) berada dalam angka stabil atau tidak mengalami kenaikan harga.

Meskipun di Indonesia menggunakan aturan anyar mengenai uang muka pembelian kendaraan baru harus sebesar 25-30 persen, tak lantas membuat pusing Goodyear. "Dampaknya pasti ada tapi kecil. Karena basis penjualan kami lebih dominan untuk ekspor," ujar Vlasman.

Sebanyak 52 persen penjualan Goodyear berasal dari Ekspor. Sampai saat ini, Goodyear telah mengekspor produknya ke 52 negara. Beberapa pasar kuatnya adalah Asia Tenggara, Australiam Timur Tengah, Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat. Tahun 2011 kemarin, Goodyear memproduksi ban sebanyak 2,94 juta unit dengan kapasitas produksi 12 ribu unit per hari.

Goodyear semakin optimis ke depannya, apalagi dengan kondisi berhasil menjadi pemasok ban untuk perusahaan otomotif sekelas Toyota, Honda, Daihatsu, dan Mercedes-Benz. (Putri)

Berita Terkait

» Semua Berita

Dengan Ecopia EP150 Bisa Menghemat Bahan Bakar Rp 735.000 per Tahun

Dengan Ecopia EP150 Bisa Menghemat Bahan Bakar Rp 735.000 per Tahun
Ban Ecopia EP150 ini dikatakan mampu menghemat konsumsi bahan bakar sebesar 3% atau sebesar Rp 735.000 per tahun.
15 May 2013 | Berita Lokal | Berita Mobil Lainnya

Bridgestone Luncurkan Ban yang Ramah Lingkungan

Bridgestone Luncurkan Ban yang Ramah Lingkungan
PT. Bridgestone Tire Indonesia baru saja meluncurkan varian ban terbarunya, Ecopia EP150. Ban ini diklaim mampu membuat konsumsi bahan bakar kendaraan lebih hemat.
15 May 2013 | Berita Lokal | Berita Mobil Lainnya

Goodyear EfficientGrip SUV, Ban Khusus SUV Premium

Goodyear EfficientGrip SUV, Ban Khusus SUV Premium
Goodyear EfficientGrip SUV, ban handal SUV kelas premium.
09 May 2013 | Berita Lokal | Berita Mobil Lainnya