Dibaca : 7,810 kali | Ukuran Teks ( A A A )
  • Email

28 Sep 2011 | Reproduksi dengan izin sgCarMart.com

Page 1 2 3 4 »

SUV Penantang Supercar

Penggemar mobil sport pasti tahu M Division. Sejak 1970-an, peracik mobil BMW berkinerja tinggi itu tidak pernah kehabisan mobil hebat. Salah satunya adalah X5 M.


Carmall.com - Menurut legenda, M Division terbentuk dari sekumpulan insinyur BMW yang hobi lembur untuk membangun mobil balap berbasis mobil BMW standar. Akurasi kisah itu memang belum terbukti. Namun, M Division sudah menempuh perjalanan panjang sejak kelahirannya.

Saat persaingan di pasar memanas, BMW semakin agresif memperkaya portofolio untuk mempertahankan pangsa. M Division tidak tertinggal. Menghadapi kompetisi semakin sengit dari pesaing Eropa dan Asia, M Division cerdik merilis model unik seperti X5 M.

Sejak pertama kehadirannya, mobil itu memang sudah memicu kontroversi. Pasalnya, kaum "Puritan" tidak rela emblem legendaris M Division ditempel pada SUV. Menghadapi kecaman itu, M Division menjawab enteng.

"Mobil itu dirilis untuk memenuhi permintaan konsumen," kilah M Division. Jawaban itu memang tidak salah. Sebab, mobil ini terbukti sukses di pasar dan bahkan menjadi acuan sejumlah pesaing untuk membangun penantang.

Akan tetapi, jika kita bicara SUV balap, X5 M bukan bayangan pertama yang terlintas di benak kita. Sebab, di pasar sudah beredar SUV super bernama Cayenne produksi Porsche. Tidak adil juga jika kita membandingkan Cayenne dengan X5 M. Sebab dari sisi harga, kedua mobil tidak apple-to-apple.

Karena itu, pertanyaan yang muncul di sini adalah seberapa cepat X5 M dapat berlari jika harus mengejar Cayenne?

Eksterior

Seluruh mobil M Division memiliki penampilan berbeda daripada BMW standar. Hal yang sama berlaku untuk X5 M. Tidak sekadar kosmetik, setiap elemen dalam perwajahan mobil M Division memiliki fungsi.

Contoh, kenapa X5 M diberi saluran udara jauh lebih lebar daripada X5 standar? Tentu untuk mengalirkan udara lebih banyak ke radiator karena mesin X5 M dirancang untuk bekerja lebih keras daripada X5 standar.

Lalu, kenapa X5 M dilengkapi spoiler di atap belakang sedangkan X5 standar tidak? Ini karena X5 M perlu aerodinamika lebih baik untuk berpacu lebih kencang daripada standar. Hal yang sama berlaku untuk ride height. X5 M dibangun lebih ceper daripada standar agar sanggup menikung lebih cepat dan tepat.

Mencerminkan karakter agresif tersebut, X5 M dipoles dengan penampilan lebih garang. Lampu sein standar di fender depan diganti dengan model insang berwarna krom. Sedangkan di bagian belakang, bumper tampil lebih sangar dengan empat ujung knalpot yang menonjol ke luar.

Page 1 2 3 4 »

Berita BMW Terkait

» Semua Berita BMW

BMW Permak Tampilan Seri 5

BMW Permak Tampilan Seri 5
BMW baru saja melakukan penyegaran atau facelift pada salah satu produk unggulannya, Seri 5. Perubahan meliputi eksterior, interior, dan penambahan varian.
20 May 2013 | Berita Asing | Berita BMW

BMW i3 Bertenaga Listrik Dihargai Rp 388 Juta

BMW i3 Bertenaga Listrik Dihargai Rp 388 Juta
CEO BMW Amerika Utara memperkirakan bahwa mobil listrik i3 akan dibanderol sekitar Rp 388 Juta dan akan diluncurkan akhir tahun ini.
08 May 2013 | Berita Asing | Berita BMW

BMW X4 Concept Perpaduan antara SUV dan Coupe

BMW X4 Concept Perpaduan antara SUV dan Coupe
Pada Shanghai Auto Show 2013 BMW akan menampilkan X4 Concept, dan telah disiapkan masuk jalur produksi. Berminat?
08 Apr 2013 | Berita Asing | Berita BMW